Wednesday, September 26, 2012

Gunung penanggungan

Perjalanan kali ini kami menuju gunung penanggungan...rencana kali ini mendadak...berawal dari ajakan salah satu teman lama, lalu saya ajak teman2 yg senantiasa menemani saya di setiap perjalanan :D ...yaitu yudi, taufik, abrory...dan ternyata teman2 yg lain jg ikut sehingga perjalanan kali ini sangat ramai...total tim saya ada sekitar 8 orang...ternyata rencana yg mendadak lebih mendapat banyak peminat meskipun yang ga ikut tetap beralasan rencana kok mendadak -_-' ...atau kalo udah di ajak jauh2 hari jawabannya untuk menghindar yaitu "ya liat aja besok bisa apa ga"...ya sudahlah...yg minat dan niat aja yg berangkat karena ini perjalanan naik gunung...jd harus punya tekad kuat....seperti biasa abrory sebagai panitia tenda segera menyewa tenda isi 8 orang untuk perjalanan ke penanggungan...
gunung penanggungan terlihat dari jauh
 
22 September 2012
Awalnya kami berencana berangkat sekitar pukul 18.00...tapi seperti biasa jam karet tetap berlaku...bahkan sampai jam 19.00 saya tunggu belum ada yg datang satupun!!!! ....sampai akhirnya kami berkumpul...kemudian melanjutkan perjalanan dan bertemu teman lama saya yang anggotanya ada 6 orang...akhirnya kami berangkat bareng sekitar pukul 20.30 dari sidoarjo...segera memacu kendaraan dan sekitar pukul 21.45, kami sampai di batas jalur pendakian ke gunung penanggungan. yaitu tamiajeng...padahal saat dulu main2 ke air terjun putuk truno saja butuh waktu 2 jam lebih...lah ini padahal melewati putuk truno tapi butuh waktu lebih sedikit...benar2 berasa jd pembalap :D...saat itu kami memilih jalur tamiajeng karena teman saya mengajak untuk mendaki dari situ...kami parkir motor dan beristirahat sebentar...kemudian mengurus administrasi tiap orang sebesar 5 ribu rupiah...helm2 juga dititipkan di warung dekat kami parkir dan sepertinya biaya 5 ribu itu dah termasuk parkir dan penitipan helm...karena teman saya yg mengurus jd saya kurang tau detailnya...sekitar pukul 22.00 kami memulai pendakian...tak lupa kami berdoa dulu menurut agama dan kepercayaan masing2...

Jalur awal tidak begitu menguras tenaga karena kemiringan relatif kecil...sehingga perjalanan dilanjutkan tanpa istirahat...dengan ditemani senter di tengah kegelapan kami menikmati perjalanan dengan obrolan2 dan sedikit bercandaan ringan karena tak lupa kami juga menghormati penghuni yang tak tampak disana :D...sekitar kurang lebih 1 jam berjalan baru tanjakan demi tanjakan dimulai...suara nafas teman2 terdengar...begitupun saya...saat bertemu jalan bercabang kami memilih lewat kanan...awalnya bingung karena yang tau jalan sudah berjalan dulu didepan...tak lama berjalan kami kemudian beristirahat...melihat teman2 yg tidak memakai baju terlalu tebal saya pun mengikuti mereka karena katanya lebih rileks dan lebih bagus...saat itu saya memakai jaket dobel karena kawatir dingin...dan benar saja...lebih nyaman memang...dan ngos2an pun lebih lama rentang waktunya...karena udara tidak terlalu terasa dingin jaket saya masukkan tas...perjalanan kali ini bersama cewek2 mapala dari salah satu universitas di surabaya...mereka menyebut diri mereka tim planet...dan nama panggilan mereka pun juga terinspirasi dari nama2 planet...

Semakin jauh tanjakan semakin berat...jadi ingat saat perjalanan ke ranu kumbolo, setelah pos 3 ada tanjakan terjal...pendakian ke penanggungan ini sama seperti itu..dan bahkan track terjal ini sampai puncak...tanjakan ini terus kami lewati dengan sesekali istirahat untuk minum, makan makanan ringan, ataupun mengatur nafas untuk bisa menggapai puncak...
suasana saat istirahat
Tanjakan terus kami lewati dengan hati2...bahkan terkadang harus merangkak karena kemiringannya yg ekstrim...tetapi saat perjalanan kami bisa menikmati keindahan gemerlap lampu kota dari atas...kelap kelip...lampu2 berjejer...wah pemandangan yg jarang sekali terlihat...sayangnya karena kamera sebatas kamera hp jadi hasil foto pun pas-pas an :D...
suasana kota dilihat saat pendakian
Lama-kelamaan rasa lelah semakin terasa...dalam hati terus bertanya-tanya kapan nyampai nih :D...tapi mungkin karena suasana ramai banyak teman dan sering istirahat lelah itu tidak begitu terasa...tp kaki yang terasa karena kerja keras...hehe

23 September 2012
Setelah beberapa jam melakukan pendakian melewati tanjakan terjal tanpa ada bonus jalanan datar, akhirnya sekitar pukul 00.30, kami sampai juga di puncak yang disebut puncak bayangan gunung penanggungan...aahhh....lega rasanya...terlihat puncak utama gunung penanggungan sudah dekat...dan terlihat sepertinya medannya mudah untuk dilalui...tapi saat saya tanya ke salah satu teman yang pernah sampai puncak ternyata perjalanan masih sekitar 3 jam lagi...dan medannya lebih terjal dan lebih berat dari sebelumnya....wtf!!!!!!....akhirnya kami memutuskan untuk beristirahat dulu...dari tim planet memilih untuk mendirikan tenda dulu...sedangkan tim saya karena kelaparan mengeluarkan bekal makanan yang ada...sebagian memilih memasak mie instan..sebagian tidur sebentar...dan sebagian termasuk saya makan camilan...di puncak bayangan hawa dingin terasa disertai hembusan angin yang cukup lumayan banyak...semakin kami berdiam diri hawa dingin semakin menyergap kami...angin dingin pun terus2an menerpa kami karena tidak ada perlindungan apapun bagi kami...akhirnya kami bermusyawarah untuk mencapai mufakat...apakah mendirikan tenda di puncak bayangan atau di puncak utama...setelah negosiasi panjang dan rumit akhirnya diputuskan kami mendirikan tenda di puncak utama, sehingga perjalanan harus segera dilanjutkan...beres2 pun dilakukan..mematikan api...membawa barang2 dan mengecek agar tidak ada yang ketinggalan..kamipun berangkat lg mungkin sekitar pukul 01.00...

Yang berangkat adalah tim saya...sedangkan tim planet memilih tetap di puncak bayangan karena anggotanya sudah PW tidur di tenda...dan katanya baru melanjutkan besok paginya untuk menuju ke puncak bayangan...akhirnya tim saya segera bergerak...dan benar saja kami langsung menemui tanjakan...baru beberapa menit berjalan kami kemudian istirahat...medannya benar2 menantang...terkadang pasir, bebatuan, dengan kemiringan yang ekstrim...sayapun sampai merangkak karena kemiringan yang ekstrim itu...kawatir takut jatuh kebawah :D...selain itu dengan merangkak beban kaki sedikit terbantu :D...saat istirahat pertama kami semua mendengar suara gamelan khas musik jawa kuno...sebenarnya suara ini terdengar saat kami mulai pendakian dari puncak bayangan ke puncak utama...awalnya teman2 diam tak ada yg berkomentar...tp lama-kelamaan suara itu semakin jelas den semakin keras...terkadang terdengar suara auman orang dalam alunan gamelan tersebut...suara itu arahnya dari bawah...mungkin sejenis acara "jaranan" kalau tidak salah...kami semua heran karena dini hari apa memang ada orang yang mengadakan acara seperti itu...karena pasti acara seperti itu sudah selesai dan orang2 pada tidurr saat dini hari...tp ya sudahlah kami berpikir positif...kami terus melanjutkan perjalan melewati bebatuan terjal...langkah demi langkah kami semakin berat karena semakin keatas kondisi sudut kemiringan semakin besar...sesekali istirahat untuk mendengarkan alunan gamelan yang semakin keras saja...menikmati indahnya kota dari atas...lalu kami mulai lagi menuju puncak...

Kondisi saya ngantuk berat saat itu...sehingga saat istirahat sempat tertidur sebentar...melihat kebawah rasanya merinding juga karena sebenarnya dulu saya juga takut ketinggian :D...apalagi saat mendaki kondisi medan sangat curam...belum sampai puncak abrory muntah2...dia jalan lebih dulu...akhirnya kami memberikan obat2an seadanya karena memang persiapan minim...mungkin dia masuk angin...tp dia tetep bertekat melanjutkan sampai puncak...akhirnya kami terus berjuang...dan saat teman2 beristirahat saya terus melangkahkan kaki menuju puncak bersama juned dan teman abrory...kemudian saya beristirahat sambil menunggu teman2...karena terlalu lama dan takutnya tidak ada tempat mendirikan tenda di puncak karena puncak gunung penanggungan tidak terlalu luas, saya pun segera bergegas untuk mendirikan tenda di puncak...akhirnya...puncak berhasil saya gapai sekitar pukul 04.00 kurang...kami langsung membuat tenda dan rencananya tidur dulu...saya, juned, dan teman abrory mendirikan sambil menunggu teman2...saat tenda sudah hampir selesai mereka baru tiba...ternyata tadi tidur saat istirahat...dan membiarkan kami berususah payah untuk mendirikan tenda...dan setelah berada di puncak utama gunung penanggungan, suara gamelan musik jawa kuno ataupun suara auman sudah tidak terdengar lagi...entah hilang kemana...atau mungkin acaranya sudah selesai :D...kami tetap berpikir positif...di puncak angin bertiup sangat kencang sehingga menyulitkan kami...segera setelah tenda terpasang kamipun masuk dan tidur...baru saja terlelap setengah sadar tiba2 taufik membangunkan saya dan mengajak foto2...udah waktunya sunrise katanya...akhirnya saya pun bangun...sedangkan teman2 yang lain tidur...hanya saya, taufik, dan yudi yang bangun...keadaan luar masih gelap...dingin dan angin yang saya rasakan......
puncak...menunggu sunrise
menunggu sunrise sambil kedinginan..
baru foto2 sebentar baterai hp saya dah mau habis...aarrrgghhh...kesalahan tidak membawa/mencari pinjaman kamera digital saat itu...saya lupa tidak mematikan hp sebelumnya karena smartphone memang boros baterai...selain itu juga saya buat smsn karena di penanggungan ada sinyal...padahal kamera saya yang paling bagus diantara yang lain :D...untungnya masih ada kamera abrory dan taufik...karena yg lain pun jg mati hp nya...akhirnya sunrise pun tiba...sungguh indah pemandangan dari puncak :)
sunrise
mahameru terlihat dari puncak penanggungan
it's me...


Setelah puas foto2 saya pun segera masuk ke tenda untuk tidurr...ngantuk berat sudah tak tertahan lagi...bangun2 kondisi sudah terang...dan yang lain pun juga sibuk foto2...saya keluar tenda untuk menikmati pemandangan sekitar, menyejukkan pikiran dan hati, menikmati udara pegunungan yang jauh dari polusi kota...menatap hamparan warna hijau di sekitar gunung...ahh..damai sekali rasanya...tetapi saat itu kami tidak menemui lautan awan...entah memang sedang tidak ada atau memang tidak pernah ada kami juga tidak tahu...gunung penanggungan ini memliki ketinggian 1653 meter diatas permukaan laut...
melihat gunung arjuno dan welirang





Karena hari sudah semakin siang kami segera memasak mie untuk sarapan...persediaan makanan memang menipis saat itu...sehingga makanan dibagi sedikit2 tapi merata :D ...air pun juga sudah hampir habis...karena di gunung penanggungan tidak ada sumber air sehingga jika ingin mendaki gunung ini harus membawa persediaan air yang cukup...
foto didepan tenda..
Setelah ritual makan pagi selesai kami segera beres2 dan segera turun. sekitar .pukul 08.00..perjalanan turun lebih sulit daripada saat naik...selain harus menjaga keseimbangan agar tidak terjatuh dan terperosok ke jurang, langkah kaki juga semakin berat karena menyangga beban tubuh...stamina pun juga sudah turun drastis...terkadang saya slurutan/prosotan jika medannya pasir...prosotan pelan2 karena kalau terlalu takutnya malah prosotan sampai bawah alias glundung :D ...sampai sepatu saya jebol keduanya...tapi jika medannya bebatuan ya pelan2 :D...










Terkadang saat turun dari puncak utama jika medannya tidak terlalu curam saya berlari dan setelah itu istirahat...karena jika pelan2 malah tambah lelah dan langkah kaki semakin terasa berat...akhirnya sekitar pukul 09.00 saya sampai di puncak bayangan...saya urutan nomer 3 dari belakang yang sampai di puncak bayangan ini...setelah tim planet membereskan peralatannya akhirnya kami turun ke tamiajeng...

foto bersama tim saya, tim planet, dan tim pendaki lain dengan background gunung penanggungan
saya turun bersama abrory...karena heri dan taufik sudah lebih dulu...yang lain di belakang...rasanya perjalanan saat itu benar2 berat...jalanan turun semakin terasa...seakan akan kaki sudah lelah dan pengen istirahat...tetapi perjalanan masih jauh sehingga saya kuatkan tekad untuk terus melangkah dan tidak menyerah...tanpa air kami turun...karena air terakhir saya diserbu masa saat di puncak bayangan T_T ....sesampainya di jalan yang agak datar saya dan abrory bertemu dengan cewek dan abrory sempat ngobrol2 dengannya...dan ternyata eh ternyata dia adik kelas saya saat jaman SMK dulu...wah pantesan kayak pernah lihat...tapi akhirnya dia dijemput oleh temannya...sedangkan kami tetap menempuh jalan dengan kaki yang sudah gemetar :D ...perlahan tapi pasti, langkah demi langkah, dengan keringat bercucuran...sampailah kami di tamiajeng sekitar pukul 11.45...jalan turun memang lebih cepat tapi juga lebih berat...teman2 sudah ada yang sampai dan sedang beristirahat dibawah pohon...sejuk sekali rasanya...saya segera ke warung dan membeli 2 bungkus plastik es teh...es pertama habis dalam sekejap...dan yang kedua dinikmati secara perlahan...ahh...lega rasanya...sambil tiduran dibawah pohon untuk menunggu teman lain yang belum datang...tiba2 ada mobil kijang lewat dan ternyata yudi bareng mobil itu...wah...beruntung sekali dia :D ....dan lama kami menunggu sosok yang dinanti nanti...sosok terakhir...sosok yang kami dambakan kedatangannya (karena ga pulang2 gara2 nunggu dia)...akhirnya sosok itupun datang...dunia bersorak gembira...dan dia segera pulang menaiki motornya dan pulang duluan -_-' meninggalkan kami...tak lama kami segera pulang ke surabaya...meninggalkan jejak kami di gunung itu dan membawa cerita dari gunung penanggungan...



Lokasi : Gunung Penanggungan, Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia

2 comments:

  1. Penanggungan: Kecil-kecil cabe rawit :)
    MOnggo mampir di blog saya, cerita mencari candi-candi
    http://nurulaneh.blogspot.com/2012/10/journey-to-holy-mountain-of-penanggungan.html

    ReplyDelete